
Gasing yang Berkelakuan Buruk
Ada sebuah gasing yang indah berwarna cerah, Ia tinggal dengan mainan lain di kamar tidur Laura. Sayang , gasing itu berkelakuan buruk. Ia suka bertindak semaunya sendiri. Kalau sedang kesal , ia suka mendesing , mengelilingi lantai kamar , berputar-putar di dekat kaki mainan lainnya.
“Ayo minggir kalian !”teriaknya , sambil terus berputar mengelilingi ruangan. “Aku butuh tempat yang lebih luas !”
Si boneka rambut pirang , si monyet , tikus putar , dan mainan lain segera menghindar secepat mungkin. Ya , karena kaki mereka terasa sakit sekali kalau sampai terkena putaran si gasing.
Pada suatu hari , si gasing ingin melihat keadaan di luar rumah. Ia lalu berputar , keluar dari rumah Laura, Ia turun ke jalanan , tanpa mengucapkan selamat tinggal pada teman-temannya. Si gasing terus berputar-putar , hingga sampai di sebuah arena bermain yang luas.
“Wow ! Tempat yang sempurna untuk berputar-putar !”teriak si gasing. Ia langsung meluncur ke pintu gerbang dan mulai mendesing berputar-putar.
Tiba-tiba ada sesuatu yang menabraknya . Si gasing kehilangan keseimbangan. Ia meluncur melintasi arena bermain. Ia berusaha berdiri tegak dan tetap berputar. Namun , tiba-tiba ia tertabrak lagi. Kini gasing kecil itu terpental ke udara dan medarat tak keruan. Untung ia masih bisa berputar.
Si gasing bisa mendengar bunyi-bunyi…SYAAT! SYUUT! Juga teriakan-teriakan,”Whoaaa! Horeee! Asyiiik!”. Si gasing akhirnya berhenti berputar dan melihat ke sekelilingnya. Di arena tampak empat anak lelaki sedang bermain skateboard. Saking asyiknya berputar-putar , si gasing tidak melihat mereka. Anak-anak itu bermain skateboard dengan gembira sama sekali tidak melihat kalau di situ ada si gasing !
“Oh , sekarang aku tau perasaan mainan-mainan lain kalau aku sedang mendesing-desing di dekat kaki mereka , “kata si gasing sedih.
Ia lalu kembali ke rumah Laura dan meminta maaf kepada mainan lain. Kini ia tidak suka menganggu teman-temannya lagi. Tapi , kalau mereka meminta , si gasing akan melakukan peragaan mendesing istimewa.
Berputar-putar denagan indahnya mengikuti alunan musik merdu dari kotak mainan! Mainan lainnya sangat gembira menonton si gasing.
Ada sebuah gasing yang indah berwarna cerah, Ia tinggal dengan mainan lain di kamar tidur Laura. Sayang , gasing itu berkelakuan buruk. Ia suka bertindak semaunya sendiri. Kalau sedang kesal , ia suka mendesing , mengelilingi lantai kamar , berputar-putar di dekat kaki mainan lainnya.
“Ayo minggir kalian !”teriaknya , sambil terus berputar mengelilingi ruangan. “Aku butuh tempat yang lebih luas !”
Si boneka rambut pirang , si monyet , tikus putar , dan mainan lain segera menghindar secepat mungkin. Ya , karena kaki mereka terasa sakit sekali kalau sampai terkena putaran si gasing.
Pada suatu hari , si gasing ingin melihat keadaan di luar rumah. Ia lalu berputar , keluar dari rumah Laura, Ia turun ke jalanan , tanpa mengucapkan selamat tinggal pada teman-temannya. Si gasing terus berputar-putar , hingga sampai di sebuah arena bermain yang luas.
“Wow ! Tempat yang sempurna untuk berputar-putar !”teriak si gasing. Ia langsung meluncur ke pintu gerbang dan mulai mendesing berputar-putar.
Tiba-tiba ada sesuatu yang menabraknya . Si gasing kehilangan keseimbangan. Ia meluncur melintasi arena bermain. Ia berusaha berdiri tegak dan tetap berputar. Namun , tiba-tiba ia tertabrak lagi. Kini gasing kecil itu terpental ke udara dan medarat tak keruan. Untung ia masih bisa berputar.
Si gasing bisa mendengar bunyi-bunyi…SYAAT! SYUUT! Juga teriakan-teriakan,”Whoaaa! Horeee! Asyiiik!”. Si gasing akhirnya berhenti berputar dan melihat ke sekelilingnya. Di arena tampak empat anak lelaki sedang bermain skateboard. Saking asyiknya berputar-putar , si gasing tidak melihat mereka. Anak-anak itu bermain skateboard dengan gembira sama sekali tidak melihat kalau di situ ada si gasing !
“Oh , sekarang aku tau perasaan mainan-mainan lain kalau aku sedang mendesing-desing di dekat kaki mereka , “kata si gasing sedih.
Ia lalu kembali ke rumah Laura dan meminta maaf kepada mainan lain. Kini ia tidak suka menganggu teman-temannya lagi. Tapi , kalau mereka meminta , si gasing akan melakukan peragaan mendesing istimewa.
Berputar-putar denagan indahnya mengikuti alunan musik merdu dari kotak mainan! Mainan lainnya sangat gembira menonton si gasing.
